You need to enable javaScript to run this app.

HAB di Kota Ternate Berlangsung Hidmat Dengan Tetap Pada Protokol Kasehatan

  • Selasa, 12 Januari 2021
  • Azan Fadli Mulyadi
  • 0 Komentar
HAB di Kota Ternate Berlangsung Hidmat Dengan Tetap Pada Protokol Kasehatan

KBRN, Ternate : Jajaran Kantor Kementerian Agama di Kota Ternate Selasa (5/1/2021) memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-75 dipusatkan di halaman Madrasah Tsanwaiyah Negeri Ternate.

Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-75 tahun 2021 Tingkat Kota Ternate dilalkukan pelaksanaan upacara bendera dengan inspektur upacara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate H. Amir Tomagola.

Meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19, namun pelaksanaan upacara bendera berjalan hidmat dan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan, dimana tetap menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dalam pelaksanaan upacara tersebut.

Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya dibacakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate H. Amir Tomagola mengatakan, Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

”Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa. Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama. Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hakhaknya sendiri. Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita,” Ungkap Menteri Agama

Di negara yang berdasarkan Pancasila ini Kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, dimana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain.

Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral. Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggungjawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Maha Esa ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat. Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain.

Sementara itu Ketua Panitia Rizal Malawat didampingi Ketua Seksi Acara/Upacara Sidik Limatahu usai peringatan kepada RRI mengatakan pelaksanaan upacara diikuti selain jajaran Kantor Kementerian Agama juga para Guru Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah Negeri maupun Swasta di Kota Ternate.

Menjelang peringatan telah dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa Kerja Bakti dipekuburan Masjid Sultan Ternate dan Pekburan Maliaro Ternate, pembagian Masker gratis pada beberapa titik di Kota Ternate, Pembagian 1.000 paket sembako serta Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Banau Ternate.

Sumber => RRI

Bagikan Artikel Ini...

Beri Komentar

Sidik Hamidun Limatahu

- Kepala Madrasah -

Ilmu Tanpa Agama Menjadikan Kita Lumpuh, Dan Agama Tanpa Ilmu Menjadikan Kita Buta, Karena Itu Tuntutlah Ilmu Dari Buaian...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Apakah Web Ini Membantu Anda

Hasil
Banner